Kalender Peringatan Hari Lingkungan Hidup

Ditulis oleh Winwibisma Putra Anggara
Divisi Penelitian dan Pengembangan 

Dalam satu tahun masehi ini, ada beberapa hari peringatan yang berkaitan dengan lingkungan yang perlu sobat KOPHI ketahui lho. Apa saja? Yuk kita simak.

• Hari Sejuta Pohon Internasional (10 Januari)
Gerakan ini berfokus pada penanaman pohon di dunia. Menurut penelitian, hutan dengan tegakan daun jarum mampu membuat 60% air hujan terserap tanah. Sedangkan tegakan hutan berdaun lebar mampu membuat 80% air hujan terserap tanah. Kemampuan ini tentu akan meningkatkan cadangan air tanah yang berujung pada kesejahteraan manusia. Maka dari itu, jangan lupa untuk menanam pohon dan memastikan pohon yang kita tanam dapat tumbuh dengan baik ya sobat:))

• Hari Peduli Sampah Nasional (21 Februari)
Pada 21 Februari 2005 sebuah bencana terjadi di Indonesia tepatnya di TPA Leuwigajah Jawa Barat. Hujan berhari-hari yang mengguyur TPA Leuwigajah membuat tumpukan sampah di TPA tersebut longsor dan menimpa desa dibawahnya. 156 orang meninggal pada bencana tersebut. Setelah hari itu, tanggal 21 Februari diperingati sebagai Hari Peduli Sampah Nasional dan pemerintah menargetkan Indonesia bebas sampah 2020. Sudah selayaknya kita sebagai pemuda penerus bangsa sebisa mungkin mengurangi penggunaan barang yang berpotensi menjadi sampah. Sampah sebisa mungkin bermanfaat kembali sehingga dapat mengurangi jumlah sampah yang ada.

• Hari Air Internasional (22 Maret)
Hari Air Internasional diperingati untuk meningkatkan kesadaran kita akan air bersih dan pengelolaan air. Di seluruh dunia, 80% air limbah dari rumah tangga, kota, industri dan pertanian mengalir kembali ke alam tanpa diolah atau digunakan kembali, dan pada akhirnya mencemari lingkungan. Air yang merupakan salah satu komponen terpenting pada manusia jangan sampai tercemar dan terbuang percuma. Mari kita wujudkan pengelolaan air yang berkelanjutan.

• Hari Bumi (22 April)
Tanggal 22 April 1970 warga Amerika turun ke jalan memadati jalanan untuk memprotes para perusak bumi. Kemudian PBB menetapkan tanggal 22 April sebagai “International Mother Earth Day”. Di Indonesia sendiri setiap tahun sudah dirayakan hari bumi sebagai salah satu perayaan lingkungan.

• Hari Biodiversitas Dunia (22 Mei)
Pada awalnya perayaan hari biodiversitas dunia diperingatai pada tangga 29 Desember karena tanggal tersebut banyak negara kesulitan memperingatinya, kemudian diganti tangga 22 Mei. Hari Biodiversitas Dunia ditujukan untuk menumbuhkembangkan kecintaan warga bumi terhadap keanekaragaman hayati.

• Hari Lingkungan Hidup Internasional (5 Juni)
Tujuan diperingatinya Hari Lingkungan Hidup Internasional adalah demi meningkatkan kesadaran global akan kebutuhan untuk mengambil tindakan lingkungan yang positif bagi perlindungan alam dan bumi. Melihat lingkungan hidup Indonesia saat ini, sudah saatnya kita mengambil tindakan untuk menyelamatkan lingkungan hidup Indonesia agar dapat diwariskan kepada anak cucu nanti.

• Hari Konservasi Alam Nasional (10 Agustus)
Melalui Keppres no.22 tahun 2009 Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menetapkan tanggal 10 Agustus sebagai Hari Konservasi Alam Nasional. Peringatan ini bertujuan untuk mengkampanyekan upaya konservasi alam yang berujung pada kesejahteraan masyarakat. Sampai tahun 2017 sudah dilakukan 8 kali peringatan Hari Konservasi Nasional.

• Hari Ozon Internasional (16 September)
Hari ozon Internasional mulai ditetapkan oleh PBB pada tahun 1993. Ozon yang dimaksud disini adalah lapisan ozon (atau triatome oksigen) yang berada 50 km di atas permukaan bumi. Lapisan ozon ini berguna untuk menyerap ultraviolet yang dipancarkan oleh matahari. Untuk itu Hari Ozon Internasional diperingati agar kita senantiasa menjaga lapisan ozon agar tidak bertambah tipis bahkan berlubang.

• Hari Pohon Internasional (21 November)
Hari Pohon Internasional diperingati tanggal 21 Noverber untuk menghormati jasa-jasa Sterling Morton, pecinta alam asal Amerika yang mengampanyekan gerakan menanam pohon. Sebagaimana kita tahu bahwa pohon menyerap CO2 dan gas beracun lainnya, kemudian menghasilkan O2 yang sangat penting bagi manusia.

• Hari Gunung Internasional (11 Desember)
Hari Gunung Internasional adalah hari yang diperingati setiap tahun pada tanggal 11 Desember sejak tahun 2003. Tujuannya adalah untuk menciptakan kesadaran tentang pentingnya pegunungan untuk kehidupan, untuk menyoroti peluan dan hambatan dalam pengembangan gunung dan membangun aliansi yang akan membawa perubahan positif bagi masyarakat gunung dan lingkungan di seluruh dunia.

Nah sobat KOPHI, sudah tahu kan beberapa hari tentang lingkungan hidup? Beberapa hari peringatan lingkungan hidup diatas hanyalah simbol saja. Bumi kita tidak lebih baik jika kita hanya memperingatinya, lebih dari itu kita harus menjaga bumi secara konsisten dengan aksi nyata, tidak perlu menunggu peringatan berbagai hari tentang lingkungan hidup. Sepertinya, sobat KOPHI semua juga patut menambahkan ‘turut serta menjaga lingkungan hidup’ sebagai resolusi tahun 2018 ini, hehehe. Kalau bukan kita siapa lagi? Kalau bukan sekarang, kapan lagi? Kalau tidak dilaksanakan, mau bagaimana lagi?
Salam Lestari.

***
Referensi:
• http://nationalgeographic.co.id/berita/2013/01/10-januari-selamat-hari-sejuta-pohon-sedunia (diakses 1 Januari 2018)
• http://www.alpensteel.com/article/123-110-energi-sampah–pltsa/2525–peristiwa-longsornya-tpa-leuwigajah (diakses 1 Januari 2018)
• http://nationalgeographic.co.id/berita/2017/03/peringatan-hari-air-dunia-2017-usung-tema-air-limbah (diakses 1 Januari 2018)
• http://sejarahri.com/sejarah-22-april-ditetapkan-sebagai-hari-bumi/ (diakses 1 Januari 2018)
• https://alamendah.org/2010/05/15/hari-internasional-untuk-keanekaragaman-hayati/ (diakses 1 Januari 2018)
• http://www.okecoy.com/2003/12/tujuan-sejarah-hari-gunung-internasional.html (diakses 1 Januari 2018)
• https://alamendah.org/2015/08/08/peringatan-hari-konservasi-alam-nasional/ (diakses 1 Januari 2018)
• https://id.wikipedia.org/wiki/Lapisan_ozon (diakses 1 Januari 2018)
• http://www.netralnews.com/news/lingkungan/read/37513/hari.pohon.sedunia..ingatkan.pentingnya. (diakses 1 Januari 2018)